Showing posts with label Contoh Makalah. Show all posts
Showing posts with label Contoh Makalah. Show all posts

Wednesday

Contoh Laporan Prakerin di Percetakan

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR ISI ……..
KATA PENGANTAR
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
BAB I PENDAHULUAN
    1. Latar Belakang
    2. Tujuan
    3. Ruang Lingkup
    4. Manfaat
    5. Metode Pengumpulan Data
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Profil dan Sejarah Perusahaan
       2.1.1 Lokasi Perusahaan
       2.1.2 Data Organisasi
2.2 Struktur Organisasi
      2.2.1 Aturan / Sistem Kerja
      2.2.2. Teknologi dan Mesin-Mesin yang Digunakan
2.3 Peralatan yang Digunakan
      2.3.1 Bahan-Bahan yang Digunakan
      2.3.2 Jenis-Jenis Pesanan
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.3 Saran …..
  • LAMPIRAN-LAMPIRAN
  • Identitas Peserta DIdik
  • Tata Tertib Peserta DIdik
  • Surat Pernyataan
  • Identitas Dunia Usaha
  • Laporan Harian
  • Data Kehadiran
  • Laporan Kemajuan
  • Rekap Nilai Peserta DIdik Prakerin
  • Catatan Pembimbing
Laporan Prakerin di Percetakan

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penyusun panjatkan kehadirat Alla SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini sesuai dengan tenggang waktu yang telah diberikan oleh pihka sekolah. Dari hasil yang telah dilakukan dan dicapai selama penyusunan mengikuti proses pendidikan system ganda atau prakerin. Prakerin di Percetakan Cahaya Art selama 4 bulan dari tanggal 05 September 2015 sampai dengan 30 Desember 2015.
Penysusun mendapat banyak pengetahuan yang lain didalam industry dan terutama sekali penyusun juga banyak mendapat pengalaman berharga yang tidak ternilai harganya. Dengan bersumber dari hal-hal tersebut akhirnya menjadi dasar dan bahan bagi saya untuk menyusun laporan ini.
Pada kesempatan ini, penysusun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan Praktik Kerja Industri sehingga dapat berjalan dengan lancar, yang terhormat :
  1. Bapak Drs. H. Syafifuddin Bachri, M.Ag, selaku Ketua Umum Yayasan SMK Raden Umar Said Bidang Grafika Kudus.
  2. Bapak Fariddudin, S.Sn selaku Kepala Sekolah SMK Raden Umar Said Bidang Grafika Kudus.
  3. Bapak Drs. H. Ali Ridlo selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Raden Umar Said Bidang Grafika Kudus.
  4. Ibu Dra. Sri Waluyo Dwi Cahyati selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Raden Umar Said Bidang Grafika Kudus.
  5. Bapak Mukhammad Rif’an, S.Pd selaku Pembimbing Prakerin.
  6. Bapak Noor Cahyono selaku Pemimpin di Percetakan Cahaya Art.
  7. Seluruh jajaran dewan guru SMK Raden Umar Said Bidang Grafika Kudus.
  8. Seluruh karyawan di Percetakan Cahaya Art.
  9. Kedua orang tua penyusun yang telah memberikan dorongan dan semangat.
  10. Seluruh teman-teman SMK Raden Umar Said Bidang Grafika Kudus.
Akhirnya penyusun mengucapkan terima kasih dan apabila dalam penyusunan dan pembuatan laporan ini banyak terdapat kesalahan dari segi penulisan maupun bahasa, penulis mohon maaf sebesar-besarnya. Penyusun berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Kudus, 29 maret 2016

Penyusun
MOTTO

  1. Pengalaman adalah guru yang paling berharga.
  2. Belajarlah walau kamu sampai ke negeri China.
  3. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang selalu diamalkan.
  4. Hidup tanpa ilmu bagaikan pohon tak berbuah.
  5. Tanpa semangat dan kemauan yang keras untuk belajar, keberhasilan tidak akan tercapai.


PERSEMBAHAN
  1. Kepala keluarga saya yang selalu memberikan dorongan semangat dan yang selalu mendukung baik materi maupun spiritual.
  2. Para saudara-saudaraku yang selalu memberi support.
  3. Teman-temanku yang selalu memberi inspirasi dan motivasi selama Prakerin (Praktik Kerja Industri).


BAB I
PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang
Salah satu media yang memfalisilitasi suatu informasi adalah media cetak. Dimana dalam setiap kehidupan manusia media cetak sangat berpengaruh besar dalam artian manusia memakai media cetak dari sejak dalam kandungan sampai manusia tersebut meninggal dunia. Media cetak sangatlah banyak sekali jenisnya. Seperti Koran, majalah, tabloid, buku, barner, billboard, undangan, cetakan untuk kemasan, dan berbagai macam media lainnya. Hamper semua lini kehidupan kita saat ini tidak terlepas dari media informasi dan komunikasi, mulai dari kita bnangun tidur hingga kita kembali ke tempat tidur dan kita sering sadar akan hal tersebut.
Dalam prosesnya, keberadaan media cetak tidak bias dipisahkan dari ilmu grafika. Grafika merupakan proses penuangan hasil buah pikiran manusia dengan huruf maupun gambar yang diperbanyak dengan cara mencetak guna disampaikan kepada khalayak umum. Walaupun media saat ini sudah makin beragam kebradaannya. Serti internet, telepon genggam dan sejenis lainnya.
Dalam perkembangan teknologi grafika sendiri senantiasa diciptakan mengikuti kebutuhan manusia yangs erring berkembang dan mempengaruhi industry yang melayani segala kebutuhan manusia akan cetakan. Hal inilah yang terjadi pada industri yang berkaitan dengan industri Grafika, industri penerbitan, industri fotografi, industri repro house, industri kemasan, dan industri percetakan itu sendiri.

    1. Tujuan
Praktik industri yang dilakukan oleh penulis yang dimulai dilaksanakan pada tanggal 02 September 2015 sampai 30 Desember 2015 ( selama 4 bulan ) mwmpunyai tujuan yang hendak dicapai, adapun yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :
  1. Menambahkan wawasan tentang kegrafikaan khususnya teknologi industry grafika yang berhubungan dengan percetakan ( pepress ) dan cetak atau lebih jelasnya dalam progam grafika di SMK Umar Said di kenal dengan Persiapan Grafika Dan Produksi Grafika.
  2. Menambahkan pengalaman tentang lingkungan dunia kerja industri.
  3. Memahami kegiatan dan mekanisme kerja dalam dunia industry itu sendiri.
  4. Menyerap pengetahuan yang ada di dunia indutri tersebut.

    1. Ruang Lingkup
  1. Praktik kerja harus bersifat :
  1. Latihan kerja yang disiplin dan bertanggungjawab sesuai dengan apara pekerja dalam perusahaan yang bersangkutan.
  2. Mengajukan usul perbaikan seperlunya dari system kerja satu atau proses yang dimuat dalam laporan.
  1. Membuat laporan praktik kerja industry yang dilegalisir perusahaan atau badan yang tersangka.

    1. Manfaat
  1. Bagi Siswa :
    1. Dapat memahami dan mengetahui berbagai macam aspek kegiatan perusahaan.
    2. Dapat membandingkan teori-teori yang diperoleh dari sekola dengan perusahaan.
    3. Memeproleh kesempatan untuk melatih keterampilan dalam melaksanakan pekerjaan.
2. Bagi Sekolah :
a. Mempercepat kerja sama antar perusahaan dengan sekolah.
b. Memperluas pengenalan SMK Raden Umar Said di dunia industry.
3. Bagi Perusahaan :
a. Dapat melihat keadaan perusahaan dari sudut pandang siswa.
b. Dapat membantu proses produksi.
c. Sebagai bahan masukan dibidang pendidikan dalam rangka peningkatan efisiensi.

    1. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data kelancdaran praktik kerja industry di perusahaan, maka diperluakan suatu metode pengumpulan data sehingga data yang diperoleh sesuai data yang diinginkan dan praktik kerja industry dapat dikumpulkan dengan cara :
  1. Pengamatan langsung ke lapangan.
  2. Melihat buku-buku catatan tentang perusahaan yang berhubungan dengan data yang dibutuhkan.
  3. Melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang dapat memberikan informasi yang diperlujkan untuk menunjang pembahasan ini di lingkungan objek penelitian.
Pengumpulan data dalam praktik kerja industri ini digunakan untuk penulisan laporan praktik kerja serta tugas khusus. Adapun data yang akan dikunmpulkan adalah :
  1. Data tentang gambaran umum perusahaan.
  1. Sejarah berdirinya perusahaan.
  2. Lokasi perusahaan.
  3. Ruang lingkup bidang usaha.
  1. Data tentang organisasi dan manajemen.
  1. Struktur organisasi perusahaan.
  2. Jumlah jam kerja.
  1. Teknologi

  1. Mesin-mesin dan peralatan yang digunakan
Untuk BAB II dan seterusnya, silahkan anda download di sini : Contoh Laporan Prakerin di Percetakan

Friday

FILSAFAT BARAT ABAD PERTENGAHAN


Filsafat Yunani mengalami kemegahan dan kejayaannya dengan hasil yang sangat gemilang, yaitu melahirkan peradaban yunani. Menurut pandangan sejarah filsafat, dikemukakan bahwa peradaban Yunani merupakan titik tolak peradaban manusia di dunia. Giliran selanjutnya ADALAH WARISAN PERADABAN Yunani jatuh ketangan kekuasaan Romawi. Kekuasaaan Romawi memperlihatkan kebesaran dan kekuasaannya hingga daratan Eropa (Britania) tidak ketinggalan pula pemikiran filsafat Yunani juga ikut terbawa. Hal ini berkat peran Caesar Augustus yang mencipta masa keemasan kesusasteraan latin, kesenian, dan arsitektur Romawi.
Pada masa pertumbuhan dan perkembangan filsafat Eropa sekitar abad ke 5 belum memunculkan ahli pikir (filosof). Tetapi setelah abad ke-6 masehi, barulah muncul para ahli pikir yang mengadakan penyelidikan filsafat. Jadi dikatakan filsafat barat abad pertengahan. Filsafat barat abad pertengahan (476-1492 M) bisa dikatakan abad kegelapan. Karena pihak gereja membatasi para filosof dalam berpikir. Sehingga ilmu pengetahuan terhambat dan tidak bisa berkembang, karena semuanya diatur oleh pemimpin gereja yang berdasarkan keyakinan. Apabila terdapat pemikiran-pmikiran yang bertentangan dengan keyakinan pihak gereja, maka filosof tersebut dianggap murtad dan akan dihukum berat.
Ciri-ciri pemikiran filsafat barat abad pertengahan adalah :
  1. Cara berfilsafatnya dipimpin oleh gereja.
  2. Berfilsafat didalam lingkungan ajaran Aristoteles.
  3. Berfilsafat dengan pertolongan Augustinus dan lain-lain.
Secara garis besar filsafat barat abad p[ertengahan terbagi dua masa, yaitu masa Patristik da masa Skolastik. Masa Skolastikterbagiu menjadi skolastik awal, skolastik puncak dan skolastik akhir.

A. Masa Patristik
Istilah patristik berasal dari kata latin pater atau bapak, yang artinya para pemimpin gereja dan pemimpin gereja dipilih dari golongan atas atau golongan ahli pikir. Dari berbagai golongan itulah yang menimblkan beragam pemikiran. Ada yang menolak filsafat Yunani dan ada yang menerima filsafat Yunani.
Mereka menolak karena menganggap bahwa sudah mempunyai sumber kebenaran atau kepercayaan yaitu firman Tuhan. Dan mereka yang menerima adalah menganggap bahwa sumber kebenaran (firman Tuhan) walaupun begitu mereka menggunakan filsafat Yunani hanya untuk diambil metodenya saja (tata cara berpikir). Perbedaan pendapat terus berkelanjutan hingga orang filsafat Yunani menuduh mereka (orang-orang kristen yang menolak filsafat Yunani) itu munafik. Akibat dari munculnya perbedaan mereka membela agama kristen yaitu para Apologis (pembela iman kristen) kesdarana membela iman kristen dari serangan filsafat Yunani. Para pembela iman kristen tersebut adalah Justinus Martir, Irennaenus, Klemens, Origenes, Gregorius Nissa, Tertullianus,Diosisos Arepagos, Au-relius Augustinus.
1. Justinus Martir
Nama asli Jstinus, kemudian Martir diambil dari istilah “orang-orang yang rela mati hanya untuk kepercayaannya”. Menurut pendapatnya, agama kristen bukan agama baru karena kristen lebih tua dari filsafat Yunani dan Nabi Musa dianggap sebagai awal kedatangan kristen.
2. Klemens (150-215)
Ia membela kristen dan tidaK membenci filsafat Yunani. Adapun pokok-pokok pemikirannya adalah :
  • Memberikan batasan-batasan terhadap ajaran kristen untuk mempertahankan diri dari otoritas filsafat Yunani.
  • Memerangi ajaran yang anti terhadap kristen dengan menggunakan filsafat Yunani.
  • Bagi orang kristen, filsafat dapat dipakai untuk membela iman kristen dan memikirkan secara mendalam.
3. Tertullianus (160-222)
Ia bukan dilahirkan dari keluarga kristen, setelah melaksanakan pengobatan ia menjadi pembela kristen secara fanatik. Ia menolak kehadiran fiolsafat Yunani karenafilsafat dianggap sesuatu yang tidak perlu, karena wahyu Tuhan sudah cukup.
4. Augustinus (354-430)
Ia tidak menyetujui atau menyukai filsafat Yunani dikarenakan terdapat pertentangan batiniah. Mengapa terdapat pertentangan batiniah karena daya pemikiran manusia ada batasnya. Tetapi pemikiran manusia dapat mencapai kebenaran dan kepastian yang tidak ada batasnya, yang bersifat kekal abadi.

B. Masa Skolastik
Istilah skolastik adalah kata yang berasal dari kata school yang artinya sekolah. Jadi, skolastik berarti aliran atau yang berkaitan dengan sekolah.
Masa skolastik terbagi menjadi 3 aspek, yaitu :
  1. Skolastik awal, berlangsung dari tahun 800 - 1200
  2. Skolastik puncak, berlangsung dari tahun 1200 – 1300
  3. Skolastik akhir, berlangsung dari tahun 1300 - 1450

1. Skolastik Awal
Abad ke-5 hingga ke-8 Masehi, pemikiran filsagat pastristik mulai merosot, lebih-lebih pada abad ke-6 dan ke-7 adalah abad kacau. Pada abad ke-8 Masehi kekuasaan dibawah Karel Agung (724-814) dapat memberikan ketenangan dalam bidang politik, kebudayaan dan ilmu pengetahuan, termasuk kehidupan manusia serta pemikiran filsafat yang semuanya nampak ada kebanngkitan. Dan juga berdiri sekolah-sekolah yang menerapkan study duniawi meliputi : tata bahasa, retorika, dialektika, ilmu hitung, ilmu ukur, ilmu perbintangan dan musik. Sekolah yang mulanya ada di Biara Italia selatan ini sampai berpengaruh ke Jerman dan Belanda.
2. Skolastik Puncak
Pada masa ini juga ada seorang filosof Agustinus yang menolak ajaran Aristoteles karena sudah dicemari oleh ahli fikir Islam dan hal ini sangat membahayakan ajaran kristen, maka Abertus Magnus dan Thomas sengaja menghilangkan unsur-unsur atau selipan-selipan dari Ibnu Rusyd. Upaya Thomas Aquinas yang berhasil ini hingga menerbitkan buku yang berjudul Summa Theologiae, yang merupakan bukti kemenangan ajaran Aristoteles diselaraskan dengan ajaran kristen.
3. Skolastik Akhir
Masa ini ditandai dengan adanya rasa jemu terhadap segala macam pemikiran filsfat yang menjadi kiblatnya sehingga memperlihatkan stagnasi (kemandegan) diantara tokoh-tokohnya adalah William Ockham (1285 - 1349), Nicolas Cusasus (1401 – 1464).
William Ockham (1285 – 1349), ia merupakan ahli pikir Ingris yang beraliran skolastik. Karena terlibat dalam pertengakaran umum dengan Paus John XXII, ia dipenjara di Avignon dan melarikan diri. Mencari perlindungan pada kaisar Louis IV. Disamping itu, ia membantah anggapan skolastik bahwa logika dapat membuktikan doktrin teologis. Hal ini akan membawa kesulitan dirinya yang pada waktu itu sebagai penguasanya Paus John XXII
Nicholas Causasus (1401 – 1464) , ia sebagai tokoh pemikir yang berada paling kahir mas skolatik. Menurut pendapatnya, terdapat tiga car untuk mengenal, yaitu lewat indra, akal, dan intuisi. Pemikiran Nicolaus ini sebagai upaya mempersatukan seluruh pemikiran abad pertengahan, yang dibuat kesuatu sintesis yang lebih luas.
4. Skolastik Arab (Islam)
Dalam bukunya, Hasbullah Bakry menerangkan bahwa istilah sskolasyik Islam jarang dipakai dikalangan umat Islam. Tokoh-tokoh yang termasuk para ahli pikir Islam (pemikir arab atau Islam pada masa skolastik), yaitu Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Kindi, Ibnu Rusyd. Peranan para ahli mpikir tersebut besar sekali, yaitu sebagai berikut :
a. Sampai pertengahan abad ke-12 orang-orang barat belum pernah mengenal filsafat Aristoteles sehingga yang dikenal hanya bukku logika Aristoteles.
b. Orang-orang barat itu mengenal Aristoteles berkat tulisan dari para ahli piir Islam, terutama dari Ibnu Rusyd sehingga Ibnu Rusyd dikatakan sebagai guru terbesar para ahli pikir skolastik latin.
  1. Skolastik Islam lah yang membawakan perkembangan skolastik latin.
C. Masa Peralihan
Abad pertengahan disebut masa kelam bagi pemikiran filsafat, karena kebebasan berpikir manusia telah dipangkas dan didominasi oleh dogma gereja. Tetapi, justru abad pertengahan menjadi titik balik bagi munculnya cahaya baru, pemikiran filsafat yang ditandai dengan gerakan Renaissance yang kembali kembali melahirkan budaya berpikir ilmiah. Renaissance inilah yang menjadi cikal bakal bagi munculnya pemikiran filsfat dengan budaya pikir ilmiah yang berujung pada lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir, juga memberikan karakterisitik negatif berupa menyurunnya kepercayaan atas dogma gerakan dan mulai tumbuh masyarakat anti agama.
Simbol bagi perubahan zaman dari gelapnya abad pertengahan menuju abad modern adalah terbentuknya teori Copernicus, yang juga diperkuat oleh galileo dan Keppler. Hal ini semakin menyudutkan posisi gereja yang telah salah memebrikan doktrin mati, bahwa bumi itu pusat tata surya. Sementara pada masa modern dapat dibuktikan bahwa mataharilah yang merupakan pusat tata surya. Perubahan yang sangat mendasar bagi corak pemikiran pada abad pertengahan dan modern adalah para filosof dan ilmuan modern berpikir mengandalkan rasio, maka bebas mengungkapkan argumen-argumen tanpa adanya batasan dari otoritas gereja sehingga filsafat dapat berkembang luas.
Teori dan argumen yang diungkapkan dimasa modern merupakan teori dan argumen terbuka yang bisa enerima kritik, evaluasi, verifikasi, modifikasi ataupun filsifikasi, bukan berupa dogma-dogma yang kaku dan tidak dapat diubah sebagaimana yang diajarkan pada abad pertengahan oleh gereja.
Era modern ditandai dengan munculnya ilmu-ilmu praktis, dengan ditemukannya alat-alat produksi berbasis mesin, juga listrik dan mesin uap, bahkan ilmu-ilmu praktis yang terkait dengan kebutuhan logistik akan perang yang berlangsung pasa waktu itu.
Filosofis dan moralitas berubah drastis pada masa modern. Masyarakat dogmatis dengan ciri filsafat skolastik telah berganti menjadi masyarakat yang individualis dan rasional, yang lebih menekankan pada prinsip dan nilai-nilai kedisiplinan, intelektualitas, moral dan politik konseptual. Akibatnya, karya-karya manusia modern semakin menakjubkan, terutama dibidang seni, sastra, seperti Descartes, Spinoza, Lebibnis, john Locke, David Hume, Imanuel Kant, Barkeley dan Hegel. Masing-masing filsuf tersebut mempunyai corak pemikiran tersendiri dalam memandang realitas yang dari pemikiran merekalah filsafat pemikiran modern muncul dan berkembanng pesat.